KUPANG – Jalan Brigjen Imam Budiman atau tepatnya di samping GOR Oepoi Kota Kupang, sudah bisa dilalui awal September 2026.
Progres pengerjaan jalan yang menelan anggaran sebesar Rp5,57 miliar dengan kontruksi beton bertulang itu sudah mencapai 77 persen.
Proyek jalan yang dikerjakan sejak 15 April 2026 itu kini tinggal menyisakan drainase dan trotoar.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Yohanes Puu, dikonfirmasi kemarin mengatakan pengerjaan jalan di samping GOR berjalan baik.
“Progresnya kini sudah mencapai 77 persen. awal September, sudah bisa dilalui,” katanya.
Pu’u menguraikan, pengerjaan jalan itu kini menyisakan pemasangan saluran air sepanjang 70 meter serta pemasangan trotoar.
Khusus untuk trotoar, kata Yohanes, masih menunggu pengiriman material batu andesit yang didatangkan dari luar daerah.
“Untuk pemasangan trotoarnya kini masih menunggu material batu andesitnya, karena harus dipesan dari luar dan tidak tersedia di sini,” jelasnya.
Yohanes menambahkan, pembangunan trotoar hanya dilakukan pada satu sisi jalan saja, yakni di sisi sebelah kiri dari arah GOR Oepoi yang diperuntukkan khusus bagi pejalan kaki.
Sedangkan di sisi sebelah kanan difokuskan untuk pembangunan saluran air, mengingat area tersebut menggunakan jalur saluran yang lama.
Pu’u melanjutkan, selain jalan di samping GOR, pengerjaan jalan juga tengah difokuskan pada segemen II dari Jalan Kejora ke arah Polisi Militer yang tersisa sekitar 100 meter.
Saat ini pekerjaan sedang dilakukan di segmen II. Pekerjaan di segmen kedua ini merupakan lanjutan dari Jalan Kejora ke arah Polisi Militer yang tersisa sekitar 100 meter dan sedang dikerjakan saat ini,” demikian Yohanes.
Adapun proyek pengerjaan jalan ini dikerjakan CV. Tiga Putra Agung dengan masa kerja 150 hari dengan waktu pemeliharaan 180 hari.










