KUPANG – Bara FC Menolak hanya sekadar menjadi pelengkap dalam turnamen sepak bola Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III. Bara FC optimistis bisa merengkuh juara pada turnamen tarkam paling bergengsi di NTT itu.
LLMC III kembali bergulir, Minggu (4/9/2026) di Semau. Bara FC tergabung dalam grup B bersama Bogor Malaka FC, Jastimora Rote FC dan Muhammadiyah Kupang.
Bara FC rutin mengikuti turnamen ini dari LLMC II hingga III. Klub yang bermarkas di Fatubesi, Kota Kupang itu, pada LLMC I, tersingkir di babak 16 besar, kemudian bangkit pada LLMC II dengan menembus 8 besar.
Langkah Klub yang dimiliki Jabir Marola itu kalah adu pinalti melawan Perselaya, yang kemudian lolos ke final, namun kalah 0-2 melawan SSB Tunas Muda.
Di LLMC III, Bara FC kembali lebih kuat. Nama klub yang diambil dari putra Jabir Marola itu memperkuat skuad dengan sejumlah pemain dengan jam terbang tinggi.
Bara FC merekrut mantan Pemain Timnas Indonesia U-19, Ibrahim Sanjaya dan pemain Perse Ende, Servin Galo.
Ibrahim Sanjaya, berposisi asli sebagai bek kanan, namun bisa bermain juga sebagai gelandang bertahan.
Dengan tambahan pemain ini, pelatih Bara FC, Tomy Dima optimistis bisa melaju lebih jauh, sampai ke final dan juara.
“Kali ini, kiita optimisitis bisa melaju jauh. Kita target juara,” pungkasnya.
Tomy menyatakan Bara FC menatap turnamen itu dengan persiapan jauh lebih matang dengan skuad yang lebih kuat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Tomy sudah belajar dan melakukan evaluasi, baik di internal tim maupun kekuatan tim peserta atas perjalanan Bara FC di LLMC.
“Kita telah evaluasi permainan kita dari tahun ke tahun. Kita belajar dari setiap kelemahan untuk diperbaiki di LLMC kali ini. Kita telah belajar banyak,” tandasnya.
Sementara mengenai persaingan di Grup B, ia menyebut semua tim kuat, namun Bara FC akan memberikan perlawanan terbaik.
“Setiap tim kuat. Namun kita juga tahu, setiap tim juga pasti ada kelemahan, kita akan memberikan yang terbaik,” tandasnya.
Tomy berharap dukungan suporter, warga Fatubesi dan Kota Kupang pada umumnya terhadap Bara FC dalam mengarungi kompetisi yang paling bergengsi ini.
Bara FC memiliki basis suporter setia di Fatubesi. Pada LLMC II tahun lalu, ratusan suporter bergerak ke Semau mendukung tim kesayangan mereka berlaga di babak 8 besar melawan Perselaya.
Bara FC tentu tidak ingin lagi membuat suportenya kembali kecewa dan bertekad mempersembahakan lambang supremasi sepak bola tarkam paling prestisius itu sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas dukungan dan dedikasi mereka.









