Jalan Menuju TPI Oeba Akhirnya Dikerjakan, Warga Apresiasi Pemkot dan Mokrys Lay

Avatar
Anggota DPRD Kota Kupang, Mokrys Lay meninjau Jalan Alor menuju TPI Oeba, Minggu (20/9/2026). Jalan itu akan mulai dikerjakan Oktober 2026 mendatang.

KUPANG  – Jalan Alor menuju TPI Oeba akhirnya dikerjakan setelah Pemkot dan DPRD Kota Kupang menyetujui anggaran Rp400 juta dalam Perubahan APBD Tahun 2026. Jalan itu akan dikerjakan paling lambat Oktober 2026 mendatang.

Warga Kelurahan Fatubesi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah menyetujui pembangunannya dan juga Anggota DPRD Kota Kupang, Mokrys Lay yang telah menyuarakan pembangunan jalan itu.

Ketua RT 01/RW 01, Kelurahan Fatubesi, Reny Muskanan sangat senang dengan Pemkot yang telah merespons aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan itu.

Menurut Reny, pembangunan jalan tersebut sangat dibutuhkan karena merupakan jalur vital menuju kawasan Pasar Oeba dan TPI Oeba. 

Setiap hari, jalan tersebut dilalui masyarakat, pedagang, pembeli, maupun kendaraan pengangkut barang dan hasil perikanan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkot yang telah menyetujui pembangunan jalan TPI Oeba. Jalan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi akses vital menuju Pasar Oeba,” ujar Reny.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Kota Kupang, Mokrys Lay, yang telah menyuarakan aspirasi warga agar kondisi jalan tersebut mendapat perhatian pemerintah.

“Kami juga berterima kasih kepada Bapak Mokrys Lay yang sudah menyuarakan aspirasi masyarakat. Kami berharap pembangunan jalan ini benar-benar terealisasi sehingga masyarakat bisa melalui jalan itu dengan nyaman,” tukasnya.

Reny menilai, perbaikan jalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan warga, tetapi juga menyangkut aktivitas perekonomian masyarakat. Pasar Oeba merupakan salah satu pusat aktivitas perdagangan yang setiap hari ramai dikunjungi masyarakat.

Menurutnya, perputaran uang di kawasan Pasar Oeba bahkan mencapai ratusan juta rupiah setiap hari. Karena itu, kondisi infrastruktur jalan yang baik menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Transformasi Digital Pasar Mulai Diterapkan, Retribusi dan Transaksi Jadi Lebih Mudah dan Transparan

“Pasar Oeba ini aktivitas ekonominya sangat besar. Perputaran uang bisa mencapai ratusan juta rupiah per hari. Karena itu, jalan sebagai akses utama masuk ke pasar harus dalam kondisi baik,” tandasnya.

“Harapan kami pembangunan ini segera dikerjakan dan kualitasnya bagus. Jalan ini bukan hanya untuk warga Fatubesi, tetapi digunakan semua warga Kota Kupang yang datang ke Pasar Oeba dan TPI Oeba,” demikian Reny.