Respons Masukan DPRD, Dishub Tambah Rambu Pembatas Jalan

Avatar
Kadishub Kota Kupang, Bernadinus Mere. Insert foto : Anggota DPRD Kota Kupang, Vicky Dimu Heo

KUPANG –  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang menindaklanjuti sorotan DPRD atas keberadaan pembatas jalan yang rentan memicu kecelakaan lalu lintas.

Dishub bakal menambah rambu dan tanda peringatan pada sejumlah pembatas jalan yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Upaya itu disebut Kepala Dishub, Bernadinus Mere, sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan memberikan tanda yang lebih jelas kepada pengendara agar dapat melihat keberadaan pembatas jalan dari jarak yang cukup.

“Kita akan memberikan tanda tambahan pada pembatas jalan tersebut. Salah satunya dengan mengecat pembatas menggunakan warna terang yang mudah terlihat dan mampu memantulkan cahaya ketika terkena sorotan lampu kendaraan.

Menurut Mantan Camat Oebobo itu, penggunaan warna terang dan material yang dapat memantulkan cahaya diharapkan membuat pembatas jalan lebih mudah dikenali pengendara, khususnya saat melintas pada malam hari dengan kondisi pencahayaan yang terbatas.

Penambahan rambu dan tanda tersebut juga menjadi bagian dari upaya Dishub untuk mengurangi risiko kecelakaan yang dapat terjadi akibat pengendara tidak melihat pembatas jalan dengan jelas.

Sementara terkait permintaan DPRD, dia menyatakan akan menindaklanjuti. Namun untuk sementara, menambah rambu tambahan terlebih dahulu.

Adapun penggunaan pembatas jalan itu tersebar di tiga tititik, diantara di depan Hotel Romyta, Oebufu, depan Hotel Ima dan Hotel Silvya.

Keberadaan pembatas jalan itu sebelumnya disoroti Anggota DPRD Kota Kupang, Vicky Dimu Heo. 

Ia meminta Dishub Kota Kupang mengganti saja pembatas jalan itu karena rawan memicu kecelakaan.

Politisi PDIP Perjuangan itu menyebut sudah banyak terjadi kecelakaan lalu lintas.

Untuk itu, penting bagi Dishub agar mempertimbangkan mengganti saja pembatas jalan yang keras itu dengan fiberglass.

“Dishub harus menempatkan keselamatan pengendara sebagai prioritas utama,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Absalom Sine Jawab Kebutuhan Warga Lasiana, Minta Masyarakat Ikut Kawal Pembangunan