Jabir Marola Tanggung BPJS Ketenagakerjaan 330 Warga

Avatar
RESES : Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Jabir Marola foto bersama masyarakat Kecamatan Kota Lama - Kota Raja, usai reses di Militia, Kayu Putih, Selasa (11/8/2026).

KUPANG – Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Jabir Marola membantu meringankan beban warga kota dengan menanggung BPJS Ketenagakerjaan mereka.

Jabir Marola, kini sudah membantu sebanyak 330 warga. Anggota DPRD tiga periode itu membayar BPJS Ketenagakerjaan mereka setiap bulan.

Kepedulian Anggota DPRD Kota Kupang dari NasDem ini diapresiasi penerima manfaat. Mereka menyampaikan terima kasih atas kepeduliannya membantu warga.

Fardi Malelak, salah satu penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan tanggungan BJPS Ketenagakerjaan oleh Jabir Marola.

Fardi merupakan pekerja serabutan, penghasilan setiap bulan tak menentu, tergantung panggilan pekerjaaan.

Sebagai pekerja rentan resiko, ia sangat membutuhkan BJPS Ketenagakerjaan itu.

Ia kemudian mendengar informasi dari kader NasDem, bahwa Jabir Marola membuka kesempatan membantu warga membayar BPJS Ketenagakerjaan mereka.

“Saya langsung lengkapi berkas, mengajukan ke pengurus NasDem. Dan puji Tuhan, BJPS saya kini sudah ditanggung Bapak Jabir,” ungkapnya usai reses Jabir Marola, kemarin.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Jabir Marola dan juga Partai NasDem yang telah menunjukkan kepedulian yang luar biasa.

Adapun dari ratusan bantuan BPJS ini, salah seorang warga sudah menerima manfaatnya. Keluarganya sudah melakukan klaim atas BJPS ketenagakerjaan itu sebesar Rp10 juta.

Keluarga penerima manfaat sebenarnya menerima Rp40 juta. Namun karena almarhum tidak memiliki ahli waris, sehingga menerima Rp10 juta.

Sekretaris DPD NasDem Kota Kupang, Emil Fanggidae mengatakan, tanggungan BPJS Ketenakerjaan akan terus berlanjut selama Jabir Marola menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Kupang.

“Selama beliau masih menjadi DPRD, ia menanggung asuransi kerja bagi warga kota. Ini kontribusi nyata NasDem untuk warga,” sebutnya.

BACA JUGA:  Pentas Seni dan Tarian Dolo-Dolo, Upaya Kelurahan Solor Rawat Warisan Leluhur