Satario Pandie Optimistis Capai Target Pimpinan DPRD Kota Kupang

Avatar
FOTO BERSAMA : Ketua DPC Kota Kupang, Satario Pandie (kiri) pose bersama Sekretaris dan Bendahara, Roy Riwu Kaho dan Anatji Ratu Kitu-Jan usai pelantikan di Jakarta, 22 Juli 2026 kemarin.

KUPANG – Ketua DPC PKB Kota Kupang, Satario Pandie optimistis menempatkan PKB ke kursi pimpinan DPRD Kota Kupang pada pileg 2029 mendatang.

Dengan dukungan semua kader, target itu bukan mustahil dicapai berkaca pada Pileg 2024 lalu.

PKB pada Pileg 2024 lalu, berhasil menempatkan lima kader terbaik ke kursi DPRD Kota Kupang.

Namun partai berlambang bola dunia yang dikelilingi sembilan bintang itu kalah suara dengan partai Gerindra, NasDem dan PDI Perjuangan yang sama-sama mengirimkan lima kader mereka.

Di bawah pimpinan Satario Pandie, berkomitmen menancapkan pengaruh PKB lebih dalam ke ceruk suara rakyat.

Satario Pendie saat diwawancarai, Rabu (29/7/2026) mengatakan, untuk mencapai target itu, kerja-kerja nyata akan terus diperkuat.

Kader PKB diminta terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi garda terdepan memperjuangkan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

Kehadiran kader di tengah rakyat ini penting agar aspirasi mereka dapat diserap sekaligus diperjuangkan melalui kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik.

Satario meminta para kader agar tidak hanya aktif menjelang momentum politik, tetapi juga konsisten membangun komunikasi dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kader partai harus menjadi pelayan masyarakat. Kita harus turun langsung mendengar keluhan rakyat, mencari solusi, dan memperjuangkannya melalui jalur politik maupun kebijakan pemerintah,” tegasnya.

Ia menambahkan, kekuatan sebuah partai tidak hanya diukur dari perolehan suara saat pemilu, tetapi juga dari sejauh mana kader mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, seluruh kader diminta menjaga soliditas organisasi, memperkuat semangat gotong royong, dan terus membangun kepercayaan masyarakat melalui kerja-kerja nyata yang menyentuh kebutuhan rakyat.

Dengan semangat itu, selain tujuan utama terwujudnya kesejahteraan bersama, juga target merebut pimpinan DPRD bakal terwujud.

BACA JUGA:  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Politisi Petarung

Satario Pandie merupakan politisi petarung yang telah melalui berbagai dinamika politik. Ia bertahan dari gempuran PAW DPRD Kota Kupang, saat menjadi kader Partai Berkarya.

Di tengah dinamika PAW ini, ia bermanuver dan ditunjuk Pimpinan Pusat menjadi Ketua DPW Partai Berkarya NTT. Ia berhasil melalui “badai” ini dan tetap menjadi Anggota DPRD hingga masa jabatan berakhir.

Karakternya dalam menghadapi tekanan ini, mengambarkan kematangan sikapnya dalam menghadapi setiap dinamika politik.

Pengalaman ini, kemudian membentuknya menjadi politisi matang. Setelah Berkarya dinyatakan tidak mengikuti pemilu 2029, Satario kemudian menyeberang ke PKB.

Di PKB, ia dihadapkan pada medan sulit daerah pemilihan. Di Pileg 2024, ia harus berjuang di dapil yang sama dengan Ketua DPC PKB Kota Kupang waktu itu yang juga Ketua Fraksi PKB Kota Kupang, Ewalde Taek di dapil Kelapa Lima.

Jadilah pertarungan para kader bintang PKB di sana. Namun Satario Pandie berhasil memenangi suara rakyat dan terpilin sebagai Anggota DPRD Kota Kupang.

Berproses menjadi kader PKB, ia memiliki panggilan moral membesarkan partai dengan maju sebagai Ketua DPC PKB Kota Kupang bersama Ewalde Taek. Ia kemudian terpilih.

Keberhasilan Satario di panggung politik ini, bukan datang dalam hitungan waktu yang singkat. Bertahun-tahun ia mengabdi melayani masyarakat bersama LSM PNPM Mandiri Pedesaan dan NGO Hivos.

Di LSM ini, ia dekat bersama masyarakat dan merasakan denyut nadi persoalan mereka.

Dari persoalan masyarakat ini, kemudian mendorongnya terjun ke politik agar bisa membantu mereka melalui perjuangan-perjuangan politik di DPRD.

Satario meyakini, dengan perjuangan politik, kebijakan-kebijakan bisa membantu rakyat banyak.

“Tentu, saya tidak bisa membantu mengatasi semua persoalan mereka (rakyat) dengan uang pribadi. Namun dengan perjuangan saya di DPRD, dengan suara saya, bisa mempengaruhi kebijakan untuk kepentingan rakyat banyak,” tandasnya.

BACA JUGA:  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State