KUPANG – STIPAS Keuskupan Agung Kupang resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 dengan mengusung tema “Kreatif Berkarya, Teguh Berintegritas, Setia Berpastoral.”
Kegiatan PKKMB ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru sebagai bagian dari proses pengenalan kehidupan akademik, nilai-nilai kampus, serta pembentukan karakter mahasiswa STIPAS.
Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang, RD. Dr. Florens Maxi Un Bria, dalam sambutannya mengharapkan seluruh mahasiswa baru mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik.
Ia menekankan pentingnya memperhatikan arahan dan penjelasan materi yang disampaikan oleh para narasumber serta menaati norma dan tata tertib yang berlaku.
“Mahasiswa diharapkan dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan disiplin, memperhatikan setiap materi yang diberikan, serta menaati aturan yang berlaku selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Lebih Lanjut, RD. Dr. Maxi Un Bria yang juga Ketua UNIO Indonesia menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang telah bergabung di STIPAS Keuskupan Agung Kupang.
Ia mengaku optimistis para mahasiswa akan berkembang menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan penuh semangat dalam menempuh pendidikan tinggi.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh mahasiswa untuk membangun kesadaran dalam bersikap dan berperilaku, menjunjung tinggi tata krama, menjaga ketertiban sosial, serta mematuhi hukum sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas.
“Mahasiswa harus menjadi pribadi yang mampu memberi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki sikap yang baik, tertib sosial, dan taat terhadap aturan yang berlaku,” tambahnya.
Ceremonial pembukaan PKKMB turut dihadiri Wakil Ketua III STIPAS Keuskupan Agung Kupang, RD. Aloysius E. Monteiro, para dosen, pegawai, serta Panitia Pelaksana yang bersama-sama mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.
Melalui tema yang diusung tahun ini, STIPAS Keuskupan Agung Kupang berharap mahasiswa baru tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu menjadi insan yang kreatif dalam berkarya, teguh dalam menjaga integritas, dan setia dalam pelayanan pastoral bagi Gereja dan masyarakat.












